Header Slide

KELAS BERSIH, BELAJAR NYAMAN! MAN 1 BARITO KUALA UMUMKAN KELAS TERBERSIH BULAN DESEMBER 2025

 

Marabahan (MAN 1 Barito Kuala) – MAN 1 Barito Kuala secara resmi mengumumkan hasil Kelas Terbersih Bulanan periode Desember 2025 pada Senin (19/01/2025). Program ini merupakan agenda rutin madrasah yang bertujuan menumbuhkan budaya hidup bersih, disiplin, dan tanggung jawab peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan kondusif.

Berdasarkan hasil penilaian tim kebersihan madrasah, kelas XII A berhasil meraih Juara I Kelas Terbersih Bulanan, disusul kelas XI E sebagai Juara II, dan kelas XI B sebagai Juara III. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan ruang kelas, kerapian sarana belajar, pengelolaan sampah, serta partisipasi aktif siswa dalam menjaga kebersihan kelas secara berkelanjutan.

Koordinator 10K, Hj. St. Khairal Anami, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program kelas terbersih bulanan bukan sekadar ajang penilaian, tetapi menjadi sarana edukatif untuk membentuk kebiasaan hidup bersih di lingkungan madrasah. Menurutnya, kebersihan kelas akan berdampak langsung pada kenyamanan dan semangat belajar siswa.

“Kami berharap seluruh kelas dapat menjaga kebersihan secara konsisten, sehingga tercipta lingkungan belajar yang sehat dan menyenangkan,” ujarnya.

Kepala MAN 1 Barito Kuala, Abd. Khair, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi kepada seluruh siswa, wali kelas, dan tim kebersihan yang telah mendukung program tersebut. Ia menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.

“Kelas yang bersih mencerminkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian siswa. Program ini diharapkan terus memotivasi seluruh warga madrasah untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya positif dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Melalui program Kelas Terbersih Bulanan, MAN 1 Barito Kuala berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman guna mendukung proses pembelajaran yang optimal serta pembinaan karakter peserta didik secara berkelanjutan.

Penulis            : Isda

Dokumentasi  : Riski

Lebih baru Lebih lama