Header Slide

MAN 4 Batola Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Sekaligus Haul Guru Sekumpul

 

Marabahan (MAN 4 Barito Kuala) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Barito Kuala menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkai sekaligus dengan Haul Guru Sekumpul KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, pada Jum’at (09/01/26). Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Musholla Madrasah dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika MAN 4 Batola serta dihadiri oleh tokoh masyarakat dan warga sekitar lingkungan madrasah. Suasana religius dan kebersamaan tampak terasa sejak awal hingga akhir kegiatan.

Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul tahun ini mengangkat tema “Dengan Semangat Isra dan Mi’raj Mari Kita Menghidupkan Salat, Menguatkan Iman, dan Menyempurnakan Takwa.” Tema ini sejalan dengan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW serta ajaran Guru Sekumpul yang sarat dengan pesan keikhlasan, kecintaan terhadap ibadah, dan akhlakul karimah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan Kepala MAN 4 Batola dan doa bersama untuk mengenang jasa serta keteladanan almarhum Guru Sekumpul KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani.

Kegiatan inti diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Khairullah Azmi, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Ihya Ulumuddin Tabukan Marabahan. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya salat sebagai pondasi utama dalam kehidupan beragama, sebagai sarana untuk menguatkan iman dan menyempurnakan takwa.

Selain itu, Ustadz Khairullah Azmi juga mengajak seluruh peserta untuk meneladani akhlak dan perjuangan Guru Sekumpul, terutama dalam menjaga keistiqamahan beribadah, memperdalam ilmu agama, serta menanamkan nilai kesederhanaan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MAN 4 Barito Kuala, Burhanudin Nur, S. Pd, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Isra Mi’raj yang dirangkai dengan Haul Guru Sekumpul ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh warga madrasah.

Ia menegaskan bahwa salat merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter peserta didik. “Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya peserta didik, untuk terus menghidupkan salat dalam kehidupan sehari-hari. Salat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana untuk menguatkan iman dan menyempurnakan takwa, serta meneladani akhlak Guru Sekumpul yang penuh keikhlasan,” ujarnya.

Kehadiran tokoh masyarakat dan warga sekitar madrasah dalam kegiatan ini semakin menambah kekhidmatan acara sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara madrasah dan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, MAN 4 Batola berharap nilai-nilai keislaman dapat semakin tertanam kuat dan diwujudkan dalam perilaku nyata peserta didik, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Penulis/Ft : Hefri


Lebih baru Lebih lama