Header Slide

Asta Protas dan Kurikulum Cinta: Fokus Utama Pembinaan Pegawai di MTsN 1 Batola

 

Anjir Muara (MTsN 1 Barito Kuala) – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), MTsN 1 Barito Kuala kembali melakukan  pembinaan teknis dengan memperkenalkan konsep Asta Protas dan Kurikulum Cinta sebagai pilar utama dalam pembinaan pegawai dan tenaga kependidikan di lingkungan MTsN 1 Barito Kuala Kamis (05/02/2026). Langkah inovatif ini diambil untuk menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga memiliki kedalaman emosional dan spiritual dalam mendidik siswa.

​​Konsep Asta Protas merupakan akronim dari delapan program prioritas strategis Kementerian Agama RI periode 2025-2029 yang bertujuan menciptakan "Kemenag Berdampak" dengan memberikan pelayanan keagamaan yang nyata, relevan, dan inovatif, mendukung program nasional "Asta Cita", Kedelapan program prioritas tersebut meliputi: Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan; Penguatan Ekoteologi; Layanan Keagamaan Berdampak; Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi; Pemberdayaan Pesantren; Pemberdayaan Ekonomi Umat; Pemberdayaan Rumah Ibadah; dan Digitalisasi Tata Kelola.

Kegiatan pembinaan pegawai ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala, Bapak H. Anwar Hadimi, S.Pd., M.Pd sekaligus sebagai pemateri Penguatan Asta Protas Dalam Konteks Pendidikan di Madrasah.

Tak hanya itu, materi dalam kegiatan pembinaan ini juga di sampaikan oleh  Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala, Bapak H. Supian, S.Ag., Analis Kepegawaian Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Barito Kuala, Bapak H. Syahril, S.Sos., M.A.P., serta Pengawas Pembina MTsN 1 Barito Kuala, Bapak Abdul Basid, M.Pd.I.

Pembinaan ini diikuti oleh seluruh GTK MTsN 1 Barito Kuala serta perwakilan dari Madrasah Binaan MTsN 1 Barito Kuala. Kepala MTsN 1 Barito Kuala, Wiwi Hasanah, S.Pd., M.Pd. sangat mengapresiasi kegiatan ini, beliau menyampaikan rasa bangganya atas semangat para guru dalam mendalami konsep Asta Protas demi meningkatkan standar profesionalisme di Madrasah.

"​Saya sangat bangga melihat antusiasme Bapak dan Ibu guru dalam membedah konsep Asta Protas dan Kurikulum Berbasis Cinta ini sebagai komitmen kita meningkatkan profesionalitas kerja," ungkap Wiwi.

​Melalui integrasi Asta Protas yang bersifat teknis profesional dan Kurikulum Cinta yang bersifat humanis spiritual, MTsN 1 Barito Kuala optimis dapat mencetak lulusan yang unggul. Lingkungan kerja yang harmonis diyakini akan berbanding lurus dengan prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

​Kegiatan pembinaan ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pegawai untuk menjadikan MTsN 1 Barito Kuala sebagai Madrasah yang ramah anak, berprestasi, dan penuh inovasi. (Rep/Ft : Via/Rusna)


Lebih baru Lebih lama