Header Slide

MAN 1 Barito Kuala Istiqamah Laksanakan Jum’at Taqwa Dengan Kajian Kitab Irsyadul Ibad Sebagai Penguat Pondasi Iman Generasi Muda

 

Marabahan (MAN 1 Barito Kuala) – MAN 1 Barito Kuala kembali melaksanakan kegiatan rutin Jum’at Taqwa pada Jum’at (13/02/26), bertempat di Aula MAN 1 Barito Kuala. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik sebagai bagian dari pembinaan keimanan dan penguatan karakter religius di lingkungan madrasah.

Kajian disampaikan oleh Ustadz Abdul Kadar dengan membahas Kitab Irsyadul Ibad, khususnya pada bab Iman. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa segala amal tanpa dilandasi iman tidak akan diterima oleh Allah SWT. Tujuan utama manusia menyembah Allah adalah agar menjadi pribadi yang bertaqwa. Oleh karena itu, tugas pokok dalam beribadah adalah mentauhidkan Allah SWT dan menjauhi segala bentuk kesyirikan.

Beliau juga menekankan pentingnya mempelajari ilmu tauhid dengan berguru kepada ahlinya agar tidak terjadi kekeliruan dalam memahami ajaran agama. Jalur keilmuan dalam Islam memiliki sanad yang bersambung hingga Rasulullah SAW, sehingga proses belajar harus dilakukan dengan benar dan penuh tanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Kadar menyampaikan Hadits Umar bin Khattab tentang iman yang dikenal sebagai Hadits Jibril dan diriwayatkan oleh Imam Muslim. Dalam dialog antara Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad SAW, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa iman adalah percaya kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, serta takdir baik maupun buruk. Hadits ini juga menjelaskan tentang Islam, ihsan, dan tanda-tanda hari kiamat, serta menegaskan enam rukun iman sebagai fondasi keyakinan setiap muslim.

Melalui kegiatan Jum’at Taqwa ini, MAN 1 Barito Kuala berharap para peserta didik tidak hanya memahami konsep iman secara teori, tetapi juga mampu menginternalisasikannya dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Penguatan tauhid sejak dini diharapkan dapat membentuk pribadi yang kokoh dalam keyakinan, berakhlak mulia, disiplin dalam beribadah, serta terhindar dari paham dan praktik yang menyimpang. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, madrasah berkomitmen menanamkan nilai-nilai keimanan sebagai pondasi utama dalam membangun generasi yang berilmu, bertaqwa, dan berkarakter Islami.

Penulis            : Isda

Dokumentasi  : Yhy


Lebih baru Lebih lama